oleh

Mantan Lurah Ini Ditangkap Polisi, Diduga Cabuli Anak Dibawah Umur

Sibolga – Perilaku pria berinisial ASN ini tak patut ditiru. Pasalnya, ASN yang diketahui pernah menjabat sebagai Lurah Kota Beringin Sibolga, Sumatera Utara (Sumut) ini, diduga mencabuli anak perempuan yang diketahui masih berusia 8 tahun.

ASN pun terpaksa berhadapan dengan aparat penegak hukum. Dia ditangkap Polisi dari kamar kosnya di Jl Sutoyo Siswomiharjo, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Sibolga Kota, Sabtu (9/6).

Informasi yang berhasil dihimpun, diduga dalam memuluskan aksinya, ASN mengimingi uang jajan kepada korban yang tak lain cucu pemilik kos-kosan.

Sumber yang namanya tidak ingin ditulis kepada wartawan mengungkapkan, dugaan pencabulan itu terjadi pada minggu lalu. Saat itu korban mengeluh kesakitan pada bagian bawah perut kepada neneknya.

“Si nenek mengira kalau cucunya tersebut masuk angin, lalu mengurutnya. Tetapi saat korban buang air kecil dia merasa kesakitan pada bagian kemaluannya. Merasa curiga, si nenek pun memutuskan untuk membawa korban berobat ke rumah sakit,” kata sumber, Minggu (10/6).

Berselang beberapa jam, hasil pemeriksaan dari dokter rumah sakit keluar. Nenek korban terkejut mendengar keterangan dokter yang mengatakan bahwa kemaluan korban sudah dimasuki benda tumpul.

Dokter kemudian menyarankan nenek korban membujuk cucunya agar memberitahu siapa pelaku yang telah merusak kemaluan korban.

“Awalnya korban sempat menolak menceritakan apa yang dialaminya. Setelah dibujuk korban pun buka suara. Korban mengungkapkan pelakunya adalah ASN yang ngekos di tempatnya,” jelasnya.

Mendengar pengakuan cucunya, si nenek langsung melabrak ASN di kos-nya. Si nenek bertanya kepada ASN terkait pengakuan cucunya itu.

Namun ASN malah menghardik si nenek seraya menjanjikan akan memberikan uang Rp200.000 untuk biaya perobatan korban.

“Si nenek bertanya: Kau apakan kemaluan cucuku, kau masukkan jarimu ke kemaluannya atau ‘anu’ mu? Lalu ASN menjawab: Sudahlah, besok kukasih uang Rp200.000 untuk biaya perobatan,” ujar sumber.

Tak terima perlakukan ASN, nenek korban lantas buka suara kepada tetangganya tentang apa yang dialami cucunya.
Selanjutnya nenek korban bersama keluarganya melaporkan kasus tersebut ke Polres Sibolga. Petugas yang mendapat laporan itu kemudian menangkap ASN.

Terpisah, Kapolres Sibolga AKBP Edwin H Hariandja melalui Kasubbag Humas Polres Sibolga Iptu R Sormin membenarkan bahwa ASN telah ditangkap.

Sormin menjelaskan, keluarga korban telah membuat laporan ke Polres Sibolga terkait dugaan pencabulan itu. Namun, Sormin belum bisa menyampaikan informasi secara rinci tentang kronologi penangkapan ASN.

“Masih dalam pemeriksaan. Kalau ASN terduga pelaku cabul tersebut sudah ditangkap,” ujar Sormin, Minggu (10/6). (red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed